55 Orang Positif Terjangkit Covid-19 di Sumatera Barat
×

Adsense2

Adsense3

55 Orang Positif Terjangkit Covid-19 di Sumatera Barat

Rabu, 15 April 2020 | April 15, 2020 WIB Last Updated 2021-05-01T14:54:50Z
terjadi penambahan terinfeksi Covid-19 di Sumbar sebanyak 7 orang

mjnews.id - Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengungkapkan terjadi penambahan terinfeksi Covid-19 di Sumbar sebanyak 7 orang, Rabu (15/4/2020). Naik dari 48 orang menjadi 55 orang positif Covid-19.

Dikatakannya, pasien baru positif terinfeksi Covid-19 dirinci sebanyak 5 orang dari Padang, 1 orang dari Tanah Datar dan 1 orang dari Pasaman Barat.

“Lima orang dari Padang itu yakni, pertama, laki-laki 45 tahun, karyawan toko sekarang isolasi mandiri di rumah, kedua, perempuan, 59 th, rumah tangga. Istri dari salah seorang pasien positif yang sekarang lagi dirawat di RSUP M. Djamil Padang, juga isolasi mandiri di rumahnya,” ungkapnya.

Kemudian, positif ketiga, laki-laki, 60 tahun, sopir tangki BBM, riwayatnya terpapar dari luar daerah Sumbar. Lalu, keempat, laki-laki, 54 th, dirawat di RSUP M. Djamil Padang. Ia terpapar dari salah satu pasien PDP yang sekarang juga lagi dirawat di RSUP M. Djamil. Yang kelima, laki-laki, 58 tahun, swasta. Terpapar dari pasien positif sebelumnya yang juga lagi dirawat di M Djamil. Sekarang isolasi mandiri di rumahnya.

Sementara, yang dari Pasaman Barat, yakni wanita 60 th, ibu rumah tangga. Merupakan kakak dari yang positif sebelumnya di Pasaman Barat. Sekarang isolasi mandiri di rumahnya. Sedangkan di Kabupaten Tanah Datar, pasien positifnya wanita, 40 tahun. Terpapar dari luar daerah. Sekarang juga isolasi mandiri di rumahnya.

“Semua pasien positif Covid-19 yang isolasi mandiri di rumahnya masing-masing tetap dalam pengawasan protokol kesehatan yang ketat dari tim paramedis dan tim keamanan,” tuturnya.

Kabar baiknya, ada 1 orang lagi pasien RS M Djamil positif terinfeksi Covid-19 dinyatakan sembuh.

“Yang bersangkutan wanita, 38 tahun, berasal dari Kota Padang dan sekarang telah pulang ke rumahnya,” ulasnya.

Jasman mengingatkan yang perlu diwaspadai yakni dari tanggal 31 Maret 2020 sampai tanggal 13 April 2020 orang yang telah masuk ke Sumbar dari 10 pintu masuk berjumlah 72.564 jiwa, rata-rata 4.838 orang sehari.

“Tentu ini sangat memprihatinkan karena akan sangat berpotensi semakin meningkatnya wabah Covid-19 di Sumbar. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Gubernur Sumbar kembali mengeluarkan instruksi agar Bupati Walikota membentuk pos pemantauan pendatang sampai ke tingkat jorong, mengawasi masyarakat yang baru datang dan menegaskan agar masyarakat yang baru datang wajib di karantina atau isolasi mandiri di rumah,” terangnya.

Jasman berharap, bupati/walikota dapat melakukan kuasa pemaksaan dengan melibatkan Polri dan TNI jika ada warga yang ODP tidak mau mengindahkan instruksi tersebut. Karena banyak laporan, bahwa masyarakat yang baru datang ke kampungnya dari daerah terpapar Covid-19 masih tidak taat aturan. Duduk di warung-warung, tidak membatasi jarak dan tidak pakai masker.

“Untuk itu hal ini Gubernur sangat berharap bupati/walikota dapat dengan tegas melaksanakan instruksi gubernur dimaksud dengan melibatkan semua stakeholder terkait. Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik covid-19 segera berakhir,” pungkasnya.

Data Pemprov Sumbar hingga Rabu, 15 April 2020, pukul 13.00 WIB. Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) seba nyak 5.758 orang. Proses pemantauan 712 orang. Selesai Pemantauan 5.046 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 180 orang. Dari 180 PDP tersebut, 38 orang masih dirawat diberbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab, Negatif terinfeksi covid-19 sebanyak 119 orang dan isolasi diri di rumah 23 orang. (*/eds)
loading...

Adsense Kiri Kanan



Adsense8

Iklan Revcontent

×
Berita Terbaru Update