ADVERTISEMENT
Parlemen

Komite IV DPD RI Dorong Pemberdayaan Perempuan di Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo

33
×

Komite IV DPD RI Dorong Pemberdayaan Perempuan di Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo

Sebarkan artikel ini
Komite IV DPD RI kunjungan kerja ke Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi
Komite IV DPD RI kunjungan kerja ke Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi. (f/dpd)

Mjnews.id – Dalam rangka pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Komite IV DPD RI, melakukan kunjungan kerja ke Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi pada Selasa, 30 Januari 2024.

Kegiatan ini melibatkan pertemuan dengan anggota Koperasi Konsumen Wanita Rimbo Jaya (Kowari Jaya) di Kantor Koperasi Kowari Jaya.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tugas komite untuk mengawasi dampak Pemilu terhadap UMKM dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Elviana menyoroti bahwa Pemilu 2024 belum memberikan dampak yang signifikan bagi sebagian besar pelaku UMKM. Terjadi penurunan penjualan produk peraga kampanye sekitar 40-90 persen dibandingkan Pemilu 2019.

Baca Juga  Anggota DPR Nevi Zuairina Tumbuhkan Wirausahawan Baru di Padang Pariaman

Pendekatan ekonomi kemasyarakatan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal melalui penglibatan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan terkait Pemilu, seperti pemasangan alat peraga kampanye.

Namun, menurut catatan Kementerian Koperasi dan UKM, Pemilu 2024 belum memberikan dampak yang signifikan bagi sebagian besar pelaku UMKM. Terjadi penurunan penjualan produk peraga kampanye sekitar 40-90 persen dibandingkan Pemilu 2019.

Diskusi antara pimpinan Komite IV dan pelaku UMKM di Rimbo Bujang membahas dampak Pemilu terhadap penjualan produk peraga kampanye.

Baca Juga  Kunjungi Radar Tarakan, LaNyalla: Amandemen UUD ‘45 ke-5 Bisa Bantu Putra Daerah Maju Capres

Iswandi, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tebo, menyatakan bahwa keterbatasan anggaran menjadi hambatan untuk melaksanakan program-program peningkatan UMKM.

Sunarti, Ketua Kowari Jaya, menyampaikan tekad koperasi untuk meningkatkan perekonomian anggotanya, yang terdiri dari ibu-ibu pelaku UMKM yang menghasilkan berbagai produk.

Elviana menekankan pentingnya perempuan berdaya secara ekonomi untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam mendukung perekonomian masyarakat, Elviana menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar). Program ini dapat diakses oleh perempuan pelaku UMKM melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

(Rel)