ADVERTISEMENT
Way KananLampungPendidikan

Bunda PAUD Way Kanan Buka Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

145
×

Bunda PAUD Way Kanan Buka Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Way Kanan Buka Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
Bunda PAUD Way Kanan Buka Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. (f/ist)

Mjnews.id – Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Way Kanan, Dessy Afriyanti membuka Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Acara berlangsung di Kampus Institut Al Ma’arif Kecamatan Baradatu, Selasa (20/06/2023).

Kegiatan ini Bunda PAUD dalam didampingi oleh Kadis Pendidikan Michavelli HT, Camat Baradatu, Organisasi Mitra PAUD HIMPAUDI dan IGTKI Kabupaten Way Kanan, serta Camat dan Bunda PAUD Kecamatan Baradatu.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Dessy Afriyanti mengatakan, Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan merupakan upaya mengatasi miskonsepsi masyarakat, terkait kesiapan anak usia dini melanjutkan jenjang pendidik ke tingkat sekolah dasar. Kemudian, kemampuan anak dalam membaca, menulis dan berhitung.

Baca Juga  Wabup Pesisir Barat Hadiri Musyawarah Daerah Muhammadiyah, Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah

“Peserta didik kelas satu dan dua sekolah dasar tidak termasuk kategori anak usia dini. Karena itu, SD menerapkan tes calistung sebagai syarat dari penerimaan peserta didik baru. Nah, disinilah Gerakan Transisi PAUD ke SD ini diperlukan,” kata Dessy.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Machiavelli menjelaskan, Gerakan Transisi PAUD ke SD diperlukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar baru.

Baca Juga  Pemkab Asahan Adakan Sosialisasi Sertifikasi Produk Halal

Ada tiga target yang akan dicapai dari Gerakan Transisi PAUD ke SD: menghapuskan tes calistung terhadap calon peserta didik SD, menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama di PAUD dan SD, serta menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan pondasi anak.

“Transisi PAUD ke SD adalah proses untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak saat masa berpindah dari peranya sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD,” pungkas Kadis Pendidikan.

(*/ton)