Kabupaten AsahanParlemenSumatera Utara

Komisi E DPRD Provsu Kunker ke Kabupaten Asahan, Ini yang Dibahas

90
×

Komisi E DPRD Provsu Kunker ke Kabupaten Asahan, Ini yang Dibahas

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si terima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara di Aula Melati Kantor Bupati Asahan
Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si terima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (26/01/2023).

Asahan, MJNews.id – Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si terima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (26/01/2023).

Kunker yang dilakukan Anggota DPRD Provsu ini membahas terkait upaya pencegahan dan penanganan tindak kejahatan perdagangan orang (trafficking).

ADVERTISEMENT

banner pemkab muba

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Asahan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kunjungan Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara beserta rombongan di Kabupaten Asahan.

Selanjutnya Wakil Bupati mengatakan, di Kabupaten Asahan banyak faktor yang menyebabkan terjadinya human trafficking, salah satunya yaitu ketidaktahuan masyarakat akan perdagangan manusia. Karena, kebanyakan dari mereka adalah kalangan dari keluarga kurang mampu yang berasal dari pedesaan atau daerah kumuh perkotaan, yang memiliki pendidikan dan pengetahuan terbatas.

“Korban dari trafficking ini, pada umumnya adalah anak-anak dan perempuan di bawah umur,” ujar Wabup.

Tak lupa Wakil Bupati berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara khususnya Disnaker Provinsi Sumatera Utara untuk memberi pengetahuan atau sosialisasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Asahan, agar tidak terkana dari human trafficking dengan cara melakukan sosialisasi dan penyuluhan.

Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Golkar Drs. H. Syamsul Qamar mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah menyambut kedatangan kami pada siang hari ini.

Selanjutnya Syamsul mengatakan, di Kabupaten Asahan perdagangan anak dan trafficking sangat rentan terjadi, ini disebabkan karena, secara geografis Kabupaten Asahan berada di Kawasan Pantai Timur yang memiliki banyak jalan tikus untuk menuju luar negeri secara ilegal.

(Isn)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT