BeritaBlitarJawa Timur

Klarifikasi Pemerintah Kabupaten Blitar Terkait Pemberitaan Refocusing dan Kas Kosong

195
×

Klarifikasi Pemerintah Kabupaten Blitar Terkait Pemberitaan Refocusing dan Kas Kosong

Sebarkan artikel ini
Kurdiyanto
Kurdiyanto, SE.MM, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Blitar. (f/ist)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) mengeluarkan klarifikasi resmi terkait pemberitaan di media tentang refocusing dan kas kosong. Hal ini menanggapi banyaknya pemberitaan dan percakapan di media sosial yang menyoroti terkait kosongnya kas daerah Kabupaten Blitar.

Klarifikasi ini disampaikan pada tanggal 18 Maret 2024 dan ditandatangani secara elektronik oleh Kurdiyanto, SE.MM, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Blitar.

ADVERTISEMENT

banner pemkab muba

Berikut poin-poin penting dalam klarifikasi tersebut:

Realisasi Belanja APBD:

Sampai dengan 29 Februari 2024, realisasi belanja APBD Pemerintah Kabupaten Blitar sebesar Rp.261.937.623.623,00 atau 9,60%.

Belanja pekerjaan fisik yang dilaksanakan oleh SKPD pada bulan Januari dan Februari masih dalam proses pelaksanaan pekerjaan persiapan.

Anggaran Kas:

Anggaran kas adalah perkiraan arus kas masuk dan keluar untuk mengatur ketersediaan dana dalam mendanai pelaksanaan APBD.

Penyusunan perkiraan arus kas masuk dihitung berdasarkan rencana penerimaan dan pembiayaan untuk setiap bulannya.

Perkiraan arus kas keluar pada anggaran Kas Belanja Pemerintah Kabupaten Blitar Tahun 2024 dari anggaran belanja daerah sebesar Rp2.729.015.710.689,00 dengan rincian:

  • Tribulan I: 33,27%
  • Tribulan II: 25,55%
  • Tribulan III: 29,03%
  • Tribulan IV: 12,14%

Posisi Rekening Kas Umum Daerah:

Sampai dengan tanggal 29 Februari 2024, posisi Rekening Kas Umum Daerah sebesar Rp224.934.086.323,47.

Pemerintah Kabupaten Blitar menegaskan bahwa informasi terkait refocusing dan kas kosong yang beredar di media tidak benar. Realisasi belanja APBD dan posisi Rekening Kas Umum Daerah masih dalam kondisi aman dan terkendali. (*)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT