BeritaKemensos

Dibantu Kemensos, Minyak Kayu Putih Pulau Buru Tembus Pasar Internasional

133
×

Dibantu Kemensos, Minyak Kayu Putih Pulau Buru Tembus Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini
Minyak Kayu Putih Pulau Buru Tembus Pasar Internasional
Minyak Kayu Putih Pulau Buru Tembus Pasar Internasional. (f/humas kemensos)
Mjnews.id – Minyak kayu putih dari Pulau Buru Maluku yang tersohor kualitasnya, kini mulai menembus pasar internasional.
Keberhasilan ini bisa diraih setelah Kementerian Sosial menjalin kerja sama dengan Pusat Oleh-oleh Krisna Bali untuk memasarkan produk minyak kayu putih Buru yang merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui program Pahlawan Ekonomi Nusantara atau PENA.
Peluncuran produk minyak kayu putih Buru disaksikan langsung Menteri Sosial Tri Rismaharini di pusat oleh-oleh Krisna, Jl. Raya Blangsinga, Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa 26 Maret 2024.
“Produk minyak kayu putih Buru berasal dari daerah yang sangat jauh di Kepulauan Maluku, sekitar tiga jam penerbangan dari sini. Namun produk mereka bisa diterima Ajik Krisna,” ujar Risma memberikan apresiasi.
Minyak kayu putih buru merupakan hasil produksi para pengrajin minyak kayu putih di Pulau Buru Maluku yang telah graduasi dari program PENA karena sudah meningkat pendapatannya.
Kerja sama dengan Krisna Bali bermula ketika tahun 2023 Mensos Risma mengunjungi Namlea, Kabupaten Buru, Maluku untuk melihat proses pembuatan minyak kayu putih.
Dari kunjungan tersebut diketahui, terdapat keterbatasan sumber daya untuk memasarkan produk minyak kayu putih sehingga kurang diketahui oleh masyarakat luas. Padahal kualitas minyak kayu putih dari Pulau Buru terkenal sangat bagus.
Oleh karena itu Mensos Risma melakukan re-branding agar produknya bisa lebih dikenal.
Setelah dibantu Kemensos dalam melakukan pengemasan atau packaging serta standar produk, akhirnya produk minyak kayu putih buru bisa diterima dan dipasarkan secara internasional melalui Krisna Bali yang merupakan pusat oleh-oleh terbesar di Asia Tenggara.

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT