ADVERTISEMENT
BeritaLampungPesisir Barat

Bawaslu bersama Pemkab Pesibar Gelar Deklarasi Netralitas ASN

27
×

Bawaslu bersama Pemkab Pesibar Gelar Deklarasi Netralitas ASN

Sebarkan artikel ini
Bawaslu bersama Pemkab Pesibar Gelar Deklarasi Netralitas ASN
Bawaslu bersama Pemkab Pesibar Gelar Deklarasi Netralitas ASN. (f/pemkab pesibar)

Mjnews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) bekerjasama dengan Pemkab Pesibar menggelar deklarasi netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) dan apel siaga Bawaslu Pesibar pada Pemilu Tahun 2024, di Halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (9/10/2023).

Deklarasi tersebut dihadiri langsung Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Agus Cik, Plt. Sekda, Jon Edwar, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar, Ketua Bawaslu Pesibar, Abd. Kodrat S, bersama anggota, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesibar, Zairi Opani, forkopimda Pesibar-Lampung Barat (Lambar), seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, serta seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), pengawas desa (pekon), dan kelurahan.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar mengatakan deklarasi sebagai wujud negralitas ASN menjelang dihelatnya Pemilu 2024 itu sangat penting dilakukan. Pasalnya, pihaknya menjelaskan ada tiga isu yang cukup menjadi perhatian Bawaslu Provinsi Lampung dalam upaya menciptakan pemilu yang berintegritas dan bermartabat.

Baca Juga  Ketua DPD RI Dukung Peradi Perjuangkan Wadah Tunggal Organisasi Advokat

“Isu pertama yaitu politik uang, dimana berdasarkan survei indeks kerawanan, dalam hal isu politik uang Provinsi Lampung berada diurutan nomor 2 dari 38 Provinsi se-Indonesia,” ungkap Qohar.

Ia melanjutkan, isu kedua yakni netralitas ASN, dimana indeks kerawanan pemilu dalam hal netralitas ASN, Provinsi Lampung berada diurutan nomor 10. “Dengan digelarnya deklarasi ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak untuk mensukseskan kelangsungan pemilu 2024,” lanjutnya.

Ia mengatakan, isu yang ketiga yaitu politisisasi sara, ujaran kebencian dan hoaks. Menurut Qohar, isu tersebut sangat rentan terjadi dilingkungan masyarakat melalui berbagai media sosial serta memiliki dampak besar merusak sendi-sendi demokrasi dan memecah belah persatuan masyarakat.

Baca Juga  Rapat Bersama Ditjen Kemendes PDTT, Pemkab Pesisir Barat Bahas Hal Ini

“Karenanya Bawaslu Provinsi Lampung mohon dukungan dari Pemkab Pesibar, stakeholder, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan pemilu yang berintegritas dan bermartabat, agar terpilih pemimpin yang amanah dan mensejahterakan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Agus Istiqlal dalam sambutannya meminta agar ASN benar-benar melaksanakan sikap netralitasnya dalam gelaran hajat lima tahunan Pemilu 2024. “Saya berharap ini tidak hanya sekedar deklarasi, tapi tunjukkanlah dengan sikap. Mudah-mudahan pemilu 2024 bisa menciptakan pemimpin yang mampu membawa masyarakat lebih sejahtera,” ujar Bupati singkat.

Sebelumnya saat bertindak sebagai pembina apel, Plt. Sekda Jon Edwar membacakan ikrar netralitas ASN Pesibar.