Sumatera Barat

Panen Pertanian Organik Keltan Jawi-Jawi Agro Matur Capai 6,5 Ton per Hektare

198
×

Panen Pertanian Organik Keltan Jawi-Jawi Agro Matur Capai 6,5 Ton per Hektare

Sebarkan artikel ini
Keltan Jawi-Jawi Agro di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat panen pertanian organik
Keltan Jawi-Jawi Agro di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat panen pertanian organik dengan hasil menggembirakan. (f/amc)

Matur, Mjnews.id – Camat Matur, Kabupaten Agam, Subchan mengatakan, pertanian organik terbukti mampu meningkatkan produktivitas usaha petani.

“Hal ini dibuktikan kelompok tani Jawi-Jawi Agro,” ujar Subchan saat hadiri Field Day Sekolah Lapangan Pertanian Organik (SLAPO) sekaligus panen padi organik, di lahan keltan itu, Selasa (31/1/2023).

ADVERTISEMENT

banner pemkab muba

Dijelaskan, hasil ubinan padi organik di lahan Keltan Jawi-Jawi Agro ini, produktivitasnya mencapai 6,5 ton per hektare.

“Jika dibandingkan padi yang menggunakan pupuk kimia, produktivitasnya meningkat 1 ton per hektare,” sebutnya.

Dengan begitu katanya, apabila dihitung harga jual dan biaya produksi yang dikeluarkan petani, maka selisihnya akan semakin besar.

“Untuk itu petani sebaiknya dapat mengikuti pola pertanian organik ini,”ujarnya.

Bahkan Pemprov Sumbar siap membantu petani organik dalam setiap kegiatan. Serta memfasilitasi produk organik sesuai SOP, melalui lembaga sertifikasi organik.

Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Suardi yang hadir saat itu mengakui, bahwasanya petani organik telah membantu masyarakat tidak mengkonsumsi makanan yang berhubungan dengan bahan kimia.

“Kita berharap ke depan adanya dukungan dari unsur terkait, untuk pengembangan kelompok tani organik ini,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Bupati Agam melalui Staf Ahli Bidang SDM, Aryati mengajak masyarakat untuk mengelola potensi yang ada di lingkungan masing -masing.

“Tentunya dengan pola pertanian organik. Selain dapat atasi kesulitan pupuk, yang kita konsumsi juga terhindar dari bahan kimia,” katanya.

Dia berharap pertanian organik agar terus dikembangkan, karena menurutnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

(amc/jef)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT