ADVERTISEMENT
Ekonomi

Rekomendasi 3 Prospek Investasi Masa Depan, Terus Meningkat Meski Ditinggal Tidur?

88
×

Rekomendasi 3 Prospek Investasi Masa Depan, Terus Meningkat Meski Ditinggal Tidur?

Sebarkan artikel ini
investasi tinggal tidur sleeping giant
Ilustrasi Prospek Investasi Tinggal Tidur (foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Mjnews.id – Siapa sih yang gak mau cuan terus mengalir meski ditinggal tidur? Simak 3 prospek investasi yang bisa kamu coba!

Seperti yang sama-sama diketahui bahwa penting untuk memiliki investasi dari sekarang, demi mempersiapkan masa depan lebih baik.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kira-kira apa ya, jenis investasi masa depan yang bisa terus meningkat meskipun ditinggal tidur atau jarang dilihat perkembangan signifikannya.

Pada artikel ini, akan dijabarkan informasi tersebut berdasarkan ulasan dari content creator Felicia Putri Tjiasaka dalam sebuah video Youtube-nya.

Video tersebut berjudul, “The Sleeping Giants, investasi yang ditinggal tidur 2025?😴🤑,” yang bisa kamu jadikan rekomendasi. Baca tulisan di bawah ini.

Baca Juga  Pastikan Stabilitas Harga Serta Dukungan Infrastruktur, SBN Kunjungi Pasar Tradisional

3 Prospek Investasi The Sleeping Giants

Menurut Felicia, sebelum tahun 2025 nanti entah di Indonesia dan dunia pun akan mengalami perguncangan keadaan dalam segala sisi. Termasuk politik, hingga perang.

Tapi setelah 2025, beberapa pihak akan kembali fokus untuk mencari uang. Maka dari itu, penting untuk terus lakukan investasi sampai atau setidaknya usai keadaan tenang.

Ada 3 jenis investasi yang skala peningkatannya terus bertambah, sehingga kamu tak perlu liat tiap detik dan memperhatikan untung ruginya. Cuma perlu konsisten saja menabung!

Baca Juga  Tak Hanya PNS, Mahasiswa dan Masyarakat Juga Dapat Pulsa

1. Seham Apple

Felicia dalam videonya sudah berulang kali mengingatkan untuk setidaknya, kamu bisa coba investasi di pasar US karena trend keuangan mereka selalu alami peningkatan setiap tahunnya, tak peduli keadaan dunia sedang seperti apa.

Apalagi, pasar US kan lebih besar yang sejalan dengan likuid serta expossure nya.

Kenapa Apple? Karena brand tersebut adalah salah satau brand loyalti tinggi dan sudah punya customer base kuat dimana-mana.

Lanjut ke laman kedua: