ADVERTISEMENT
Kemendagri

BPSDM Kemendagri Gelar Diklat Analisis Jabatan dan Manajemen Kepegawaian

107
×

BPSDM Kemendagri Gelar Diklat Analisis Jabatan dan Manajemen Kepegawaian

Sebarkan artikel ini
BPSDM Kemendagri Gelar Diklat Analisis Jabatan dan Manajemen Kepegawaian
BPSDM Kemendagri Gelar Diklat Analisis Jabatan dan Manajemen Kepegawaian. (f/puspen kemendagri)

Mjnews.id – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Analisis Jabatan Angkatan I dan Diklat Manajemen Kepegawaian Angkatan I di Lingkungan Pemerintah Daerah Tahun 2023.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 26 Mei 2023 di Hotel Vasaka Jakarta. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Sugeng menjelaskan bahwa analisis jabatan merupakan langkah penting dalam rangka penataan kelembagaan, ketatalaksanaan, kepegawaian, dan pendidikan berbasis kinerja. Sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan pegawai negeri sipil (PNS) memiliki peran vital dalam pelaksanaan fungsi dan tugas suatu instansi. Oleh karena itu, manajemen SDM harus bisa memastikan bahwa organisasi dapat mencapai tujuan strategisnya dengan memiliki SDM yang dapat diandalkan secara kuantitas dan kualitas.

Baca Juga  Mendagri Minta Aparatur Damkar dan Penyelamatan Jaga Kepercayaan Publik

Lebih lanjut Sugeng mengatakan, pengelolaan aspek manajemen SDM dalam instansi atau lembaga membutuhkan pendekatan yang optimal dan efisien. Terlebih paradigma pengelolaan kepegawaian telah mengalami perubahan dan pembaruan dalam beberapa dasawarsa terakhir. Metode konvensional sudah tidak lagi efektif dan efisien dalam menghadapi kebutuhan saat ini. Oleh karena itu, perlu dikembangkan evolusi manajemen kepegawaian yang andal.

Sugeng menekankan arti penting dan strategis dari Diklat tersebut. Ia berharap, peserta, narasumber, dan penyelenggara dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran. Dia mengingatkan, Diklat ini tidak sekadar rutinitas, tetapi harus dimaknai sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan.

Baca Juga  Di Merauke, Mendagri Jelaskan Spirit Pembentukan DOB Papua

“Dalam konteks itu, saya berharap peserta Diklat, narasumber, dan penyelenggara dapat menjalankan peran aktif dalam proses pembelajaran. Saya harap kegiatan ini tidak hanya dianggap sebagai rutinitas belaka, melainkan sebagai upaya nyata untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan,” ujar Sugeng.

Dengan adanya Diklat Analisis Jabatan dan Manajemen Kepegawaian ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik serta mampu mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola kepegawaian secara efektif dan efisien.

(rel)