Sumatera Barat

Kelompok Tani Lembah Melintang Lakukan Tanam Perdana Padi

115
×

Kelompok Tani Lembah Melintang Lakukan Tanam Perdana Padi

Sebarkan artikel ini
Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi dan stakeholder terkait bersama Kelompok Tani Lembah Melintang melakukan Tanam Perdana Gerakan Serentak Penanaman Padi (Gertak Papa) Tahun 2023
Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi dan stakeholder terkait bersama Kelompok Tani Lembah Melintang melakukan Tanam Perdana Gerakan Serentak Penanaman Padi (Gertak Papa) Tahun 2023 di Kecamatan Lembah Melintang, Selasa (6/6/2023). (f/kominfo)

Mjnews.id – Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi dan stakeholder terkait bersama Kelompok Tani Lembah Melintang melakukan Tanam Perdana Gerakan Serentak Penanaman Padi (Gertak Papa) Tahun 2023 di Kecamatan Lembah Melintang, Selasa (6/6/2023).

Bupati Hamsuardi mengatakan menanam padi adalah rutinitas sebagian besar masyarakat Pasbar sebagai mata pencarian. Momen tersebut merupakan bentuk kebersamaan sebagai pertanda awal penanaman. Seiring dengan kebersamaan itu, ia berharap Allah SWT memberikan rezeki yang melimpah untuk masyarakat Pasbar khususnya kelompok tani Lembah Melintang itu.

Ia juga meminta masyarakat Pasbar tetap menjadikan lahan sebagai lahan sawah dan tidak mengubahnya menjadi perumahan, kebun sawit dan sebagainya.

“Lahan yang selama ini seluas 13.100 dan berkurang menjadi 8.800, diharapkan tidak mengurangi hasil panen signifikan bagi kelompok tani Lembah Melintang. Adanya bantuan dari pemerintah melalui koordinir penyuluh, diharapkan dapat menambah serta meningkatkan hasil panen padi,” ungkap Bupati Hamsuardi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Dodi San Ismail menyebutkan luas lahan kegiatan Gertak Papa yang dilakukan adalah sebanyak 150 hektar. Lahan persawahan di Pasbar semakin berkurang, dari 13.100 hektar lebih menjadi 8.800 disebabkan oleh lahan sawah yang dijadikan pemukiman dan lainnya.

“Berkat dukungan dan arahan bupati pada tahun 2023 ini, alokasi dana untuk Lembah Melintang mengalami peningkatan sebanyak 76 persen. Untuk urea dari 700 menjadi 1200 an, MPK juga mengalami kenaikan 20 persen,” tangkasnya.

(wal)

Kami Hadir di Google News