InfrastrukturSumatera Barat

Terima Kasih Gubernur! Di Kota Padang Panjang Bakal Ada Pintu Exit Tol

75
×

Terima Kasih Gubernur! Di Kota Padang Panjang Bakal Ada Pintu Exit Tol

Sebarkan artikel ini
zoom meeting bersama Gubernur Sumbar
Suasana zoom meeting bersama Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah, SP. (diskominfo)

MJNews.id – Pembangunan jalan tol Padang – Pekanbaru yang ditargetkan Pemprov Sumbar rampung pada 2024, dipastikan akan ada pintu keluar (exit) tol ini ke Kota Padang Panjang. Ada empat kelurahan di Kecamatan Padang Panjang Timur yang bakal dilewati tol itu, yakni Kelurahan Ngalau, Ekor Lubuk, Sigando dan Kelurahan Ganting.

“Ada sekitar 20,7 hektare. Penetapan lokasinya nanti. Belum sekarang, setelah trase Padang-Sicincin selesai. Trase kita Sicincin-Bukittinggi,” ungkap Asisten III Setdako, Martoni, S.Sos, M.Si, Kamis 18 Maret 2021.

Dijelaskannya lagi, pada trase Sicincin-Bukittinggi dengan panjang 39,9 km ini, bakal ada exit tol di Padang Panjang. “Di Padang Panjang ada exit tol-nya. Pintu keluar tol ini, adanya di Padang, Sicincin, Padang Panjang, kemudian Bukittinggi,” tutur Martoni.

Informasi tersebut disampaikan Martoni setelah mengikuti zoom meeting bersama Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah, SP yang dihadiri berbagai pihak seperti pejabat dari Kementerian PPN/Bappenas, PUPR dan Keuangan, Kamis 18 Maret 2021. Dari Padang Panjang, selain Martoni, turut berpartisipasi Kadis PUPR, Welda Yusar, Kadis Perkim LH, Wita Desi Susanti, Kabag Apum Setdako, Reflis dan pejabat terkait lainnya.

Dalam pertemuan virtual ini, Gubernur Mahyeldi menyampaikan, pemerintah provinsi berkomitmen menyelesaikan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru hingga tahun 2024 mendatang. “Kami sudah siap lahir batin terlaksananya tol ini. Atas nama rakyat Sumatera Barat, kami bersama Forkopimda sudah memiliki semangat. Tol Padang-Pekanbaru tidak boleh terganggu,” ungkapnya.

Mahyeldi menyebut, persoalan tanah di beberapa daerah, tengah dalam pembebasan lahan. Da menyampaikan, pembayaran pembebasan lahan diupayakan secepatnya.

“Mei-Juni, sudah harus clear and clean,” katanya.

(pgl) 

Kami Hadir di Google News