KriminalitasSumatera Barat

Pungli di Kawasan Wisata Lembah Harau, Tiga Pria Diamankan Polisi

105
×

Pungli di Kawasan Wisata Lembah Harau, Tiga Pria Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
slah seorang pelaku pungli
Salah seorang pelaku pemalakan di kawasan Objek Wisata Lembah Harau yang diamankan polisi. (ist)

LIMAPULUH KOTA, MJNews.ID – Polres Limapuluh Kota mengamankan tiga pria yang diduga melakukan pemalakan di kawasan wisata Lembah Harau. Mereka yang diamankan itu diduga memungut uang masuk ke objek wisata Lembah Harau, tanpa memberikan karcis tanda masuk. 
Ketiga pria itu dibekuk Tim Opsnal Satreskrim Polres Limapuluh Kota, Jumat 18 Juni 2021, di gerbang masuk pintu objek wisata Lembah Harau, Jorong Lubuak Limpato, Kenagarian Tarantang, Kecamatan Harau.
Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso, melalui Kasat Reskrim AKP Mulyadi, kepada wartawan, Sabtu 19 Juni 2021, mengatakan, penangkapan terhadap ketiga pria masing-masing berinisial SB (56), LM (43) dan MT (32) dipimpin langsung Kasat Reskrim didampingi KBO Iptu Army Ariosa serta Kanit Reskrim, Aipda Bainur.
Selain tiga tersangka yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan cara memungut uang masuk tanpa memberikan karcis itu, tim kepolisian juga mengamankan barang bukti pungli berupa uang sebesar Rp200 ribu.
“Iya, kita melakukan penangkapan terhadap tiga orang pria yang melakukan pungli di pintu masuk Lembah Harau. Ketiganya kita tangkap saat kita melakukan patroli ke Lembah Harau,” ujarnya.
Menurutnya, patroli yang dilakukan untuk menanggapi keluhan masyarakat terhadap aksi premanisme dan pungli yang selama ini meresahkan. Sekaligus juga menindak lanjuti intruksi Kapolri untuk membasmi aksi premanisme yang sering terjadi di tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Praktik pungli tersebut dilakukan dengan cara memungut uang masuk terhadap sebuah bus pariwisata sebanyak Rp200 ribu, tanpa memberikan karcis masuk objek wisata. Kita langsung mengamankan tiga orang tersangka pungli itu. Giat ini juga merupakan tindaklanjut kapolri terkait aksi premanisme dan pungli,” tambahnya.
Dikatakan, satu dari tiga tersangka yang ditangkap merupakan warga Jorong Tarantang, Nagari Tarantang, serta dua orang lainnya merupakan warga Jorong Lubuak Limpato. 
Salah seorang tersangka yang ditangkap saat menjalani pemeriksaan menyebutkan, bahwa ia dan dua orang rekan lainnya melakukan aksi itu di pagi hari, sebelum petugas resmi karcis masuk datang ke Lembah Harau untuk berttugas.
“Mereka melakukannya di pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB sebelum petugas resmi datang. Per orang biasanya mereka minta lima ribu rupiah,” katanya.
(yud)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT