HukumSumatera Barat

Satpol PP Pasbar Amankan 128 Liter Tuak dari Dua Lokasi

232
×

Satpol PP Pasbar Amankan 128 Liter Tuak dari Dua Lokasi

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Pasbar Amankan 128 Liter Tuak dari Dua Lokasi
Satpol PP Pasaman Barat menyita ratusan liter miras tradisional jenis tuak dari salah satu rumah di kawasan Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo.

PASAMAN BARAT, MJNews.ID – Untuk memberantas minuman keras di bumi mekar Tuah Basamo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menyita sebanyak 128 liter minuman keras jenis tuak.
Hal ini dilakukan berdasarkan Perda Nomor 13 Tahun 2018 tentang perubahan Perda Nomor 09 Tahun 2017 tentang keamanan dan ketertiban umum. Pelanggaran pasal 10 ayat 1 yang berbunyi setiap orang atau badan usaha dilarang menjual /menyimpan minuman tradisional yang memabukkan.
Plt Kasat Pol PP dan Damkar Pasaman Barat, Safaruddin mengatakan, penertiban minuman keras jenis tuak tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Rabu 23 Juni 2021 siang, tim Satpol PP langsung ke lokasi untuk melakukan penertiban dan penyitaan, yakni di Jorong Ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo dan Wonosari, Jorong Bancah Kariang, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali.
“Petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) tuak sebanyak 128 liter. BB tersebut langsung diamankan oleh petugas ke Markas Satpol PP,” kata Safaruddin.
Ia menambahkan, petugas di lapangan berhasil menyita BB minuman jenis tuak tersebut tanpa perlawanan dari pemilik. Kepada pemilik juga telah ditegaskan untuk tidak lagi menjual barang haram tersebut. Jika masih melakukan tindakan yang sama, maka pemerintah akan menertibkan kembali dan memberikan sanksi yang tegas. Pemilik tuak akan dipanggil dan diproses sesuai aturan yang berlaku.
“Kepada masyarakat jika ada yang melakukan hal yang sama maka akan kami tindak dengan tegas. Kami himbau kepada masyarakat jika ada yang melihat, membuat, menyebar luaskan barang haram tersebut, sampaikan kepada kami. Kami akan bersama-sama memberantas barang haram tersebut, agar generasi kita terbebas dari pengaruh buruk minuman beralkohol,” ujar Safaruddin.
(wyu)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT