ADVERTISEMENT
PLN

Sambut Pemilu 2024, PLN Siapkan Ribuan Posko Siaga Kelistrikan

65
×

Sambut Pemilu 2024, PLN Siapkan Ribuan Posko Siaga Kelistrikan

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan pada komponen pembangkit
Petugas PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan pada komponen pembangkit. (f/pln)

Mjnews.id – Menjelang perhelatan Pemilihan Umum/Pemilu 2024, PT PLN (Persero) membentuk 1.853 posko siaga kelistrikan dan mengerahkan 81.591 personel siaga di seluruh daerah di Tanah Air.

PLN memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman pada masa siaga Pemilu, 11-18 Februari 2024.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN memastikan dengan seksama pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan selama masa siaga Pemilu. Ini komitmen PLN bersama pemerintah.

PLN memproyeksikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman pada hari H Pemilu tanggal 14 Februari 2024 dengan Beban Puncak mencapai 36.643 megawatt (MW) dan Daya Mampu Pasok sebesar 57.543 MW.

Baca Juga  Tenang! Tidak Punya Undangan atau C6 Masih Bisa Menyoblos, Begini Caranya

“PLN akan fokus mengamankan pasokan listrik untuk kelancaran Pemilu 2024. Kami ingin pastikan seluruh masyarakat bisa memilih dengan tenang di TPS masing-masing,” ujar Darmawan, Rabu 7 Februari 2024.

Dalam rangka siaga Pemilu 2024, PLN telah mendata lokasi-lokasi strategis Pemilu dan pasokannya. Selanjutnya, PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi normal untuk menjaga keandalan pasokan.

“Selama masa siaga, PLN tidak akan melakukan pemadaman terencana, kecuali emergency. PLN juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan,” tambahnya.

Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN akan menyiagakan 130 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personel.

Baca Juga  Polresta Magelang Gelar Apel Kesiapan Pengamanan TPS

Peralatan pendukung juga akan disiagakan, yakni berupa 1.731 unit genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB), 735 unit Uninteruptible Power Supply (UPS), 395 unit Crane.

Sebagai pendukung operasional, PLN juga menyiapkan 3.756 unit mobil dan 3.318 unit motor. Khusus untuk kendaraan listrik, 624 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga bersiaga di seluruh Indonesia.

“Seluruh peralatan kami akan siaga penuh untuk memastikan percepatan pemulihan listrik jika terjadi gangguan. Dalam hal terjadi gangguan, akan dilakukan manuver jaringan sehingga yang terdampak dapat terisolir untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan,” tutup Darmawan.

(*)