BeritaHukum

Kejaksaan Negeri Bekasi Musnahkan Barang Bukti Jenis Narkoba, Berikut Nama-namanya

27
×

Kejaksaan Negeri Bekasi Musnahkan Barang Bukti Jenis Narkoba, Berikut Nama-namanya

Sebarkan artikel ini
IMG 20240709 WA0012

Mjnews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi, memusnahkan barang bukti jenis Narkoba, rokok ilegal sekaligus barang bukti tindak pidana kejahatan Senjata Tajam atau Sajam, di depan halaman Kantor Kejaksaan Negeri, pada Selasa 9 Juli 2024.

 

ADVERTISEMENT

banner pemkab muba

Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Dwi Astuti Beniyati menyampaikan pemusnahan barang bukti pada tahun 2024 ini, pertama dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

 

Akan tetapi perkara pemusnahan barang bukti tersebut , dalam satu tahun Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi bisa melakukan dua kali pemusnahan sehingga barang bukti tersebut tidak menumpuk di gudang penyimpanan.

 

“Dalam satu tahun dua kali pemusnahaan, ini untuk yang pertama, nanti ada lagi mungkin di akhir tahun untuk supaya tidak numpuk ya, kalau ini pemusnahan penyisihan,” ungkap Dwi Astuti Beniyati, Selasa 9 Juli 2024.

 

“Seumpamanya ada perkara Ganja berkilo-kilo, hanya menyisihkan untuk keperluan persidangan, tetapi barang bukti yang banyak itu biasanya tetap di Polres,”pungkas Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Dwi Astuti Beniyati.

 

Berikut Nama-Nama Jenis Barang Bukti yang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

 

1. Narkoba jenis sabu sebanyak 994,9867 Gram dengan jumlah 37 perkara.

 

2. Narkoba jenis ganja sebanyak 780,6687 Gram dalam dengan jumlah 11 perkara.

 

3. Tindak pidana kejahatan Senjata Tajam 13 bilah dengan jumlah 13 perkara.

 

4. Penyalahgunaan Obat-obatan seperti Tramadol, Heximer, Tryhexpyndyl, Ectasy, Alprazolam Diazepama/lorazepam obat tanpa merek, sebanyak 36,474 butir dengan jumlah 20 perkara.

 

5. Handphone sebanyak 15 unit dengan jumlah 15 perkara.

 

6. Rokok ilegal tanpa cukai sebanyak 16.000 batang dengan jumlah 1 perkara. ***

 

 

 

 

 

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT