ADVERTISEMENT
BeritaBlitarJawa Timur

Gus Tamim Gelar Sosialisasi Politik di Raudlotul Hanan, Bahas Pendidikan Politik Damai

199
×

Gus Tamim Gelar Sosialisasi Politik di Raudlotul Hanan, Bahas Pendidikan Politik Damai

Sebarkan artikel ini
IMG 20240118 WA00121

Mjnews.id – Dalam sebuah acara sosialisasi politik di Pondok Pesantren Raudlotul Hanan Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Ahmad Tamim atau sering disapa Gus Tamim, anggota DPRD Povinsi Jawa Timur, dengan penuh semangat menyampaikan pesan yang sangat penting kepada warga seputar perlunya pendidikan politik.

Dalam sambutannya, Gus Tamim menjelaskan betapa vitalnya pemahaman politik di tengah-tengah masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Nahdlatul Ulama, tokoh masyarakat, seniman, akademisi, dan penggiat sepak bola.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam pidatonya, Gus Tamim menegaskan pentingnya menjaga damai dan saling menghormati perbedaan dalam dunia politik. Ia merinci bahwa keberagaman dalam masyarakat adalah sesuatu yang lumrah, dan perbedaan pendapat tidak seharusnya menjadi sumber konflik. Para tokoh yang turut hadir dalam acara tersebut mayoritas memiliki afiliasi dengan Nahdlatul Ulama, serta mewakili beragam lapisan masyarakat.

“Politik itu sejuk. Politik itu damai. Perbedaan di masyarakat adalah suatu hal yang biasa. Jangan kemudian sampai terjadi kericuhan, kegaduhan, gara-gara perbedaan pilih-pilihan. Maka kemudian kami mengundang dari nahdlatul ulama, para tokoh masyarakat untuk kemudian bersama-sama dalam rangka memberikan pencerahan kepada warga perlunya pendidikan politik dan endingnya adalah politik damai,” Kata Gus Tamim pada Selasa (16/01/2024).

Baca Juga  Ketika Wabup Richi Aprian Sambut Anggota Luar Biasa Pramuka Tuna Rungu Sulut

Pesan yang disampaikan oleh Gus Tamim tidak hanya sebatas sebagai kampanye, melainkan sebagai upaya konsolidasi untuk mendukung pencalonan Anis-Muhaimin (AMIN). Meskipun jumlah peserta terbatas, Gus Tamim berharap bahwa kehadiran mereka dapat menjadi pilar dukungan di komunitas masing-masing, menjadikan AMIN sebagai pilihan utama di pemilihan mendatang.

“Tentu tokoh-tokoh masyarakat ini mayoritas berafiliasi kepada nadlatul ulama. Juga ada tokoh kesenian dari desa mana tadi saya lupa sragi. Tidak semuanya tokoh agama, tapi juga ada tokoh dan toga dan tomas. Ada penggiat sepak bola juga yang punya banyak apa namanya, murid terkait dengan persepak bolaan di Indonesia Timur, ini kami hadirkan,” Tambahnya.

Setelah pidato utama, Gus Tamim juga mengundang komentar dan tanggapan dari peserta yang hadir. Salah satu peserta memberikan tanggapan positif terhadap upaya Gus Tamim dalam menggalang dukungan untuk AMIN. Ia menyatakan bahwa pendekatan konsolidasi yang diusung oleh Gus Tamim dapat membentuk ikatan yang kuat di kalangan masyarakat, mengurangi polarisasi, dan menciptakan pemahaman bersama terkait pentingnya politik yang damai.

Baca Juga  Selain Bumil dan Stunting, Puskesmas Windusari Magelang Juga Prioritaskan Penanganan TBC

Gus Tamim, dengan rasa syukur, menjawab komentar tersebut dengan menegaskan bahwa tujuan mereka bukan hanya meraih suara, tetapi juga menciptakan lingkungan politik yang harmonis. Ia juga memberikan gambaran target hasil survei di wilayah Blitar, dengan AMIN dapat memasuki putaran kedua. Meskipun angka nasional mencapai 62%, Gus Tamim realistis dengan target 37% hingga 40% di Blitar dan sekitarnya. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Semua diakhiri dengan doa “Amin” sebagai harapan untuk kesuksesan Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada pemilihan yang akan datang.

“Kalau target kan sudah kita ngikutin lembaga survei, artinya di bumi Bung Karno ini kita mamaklumilah, mamahami. Dan kita pun juga tidak bisa memaksa kepada masyarakat. Tentu kita pada angka 37 lah, sampai 40%, dan ini realistis. Harapannya begitu, tidak yang diblitarnya. Kalau nasional, luar biasa, 62% bisa kita raih,” paparnya. (Bud)