AdvertorialDPRD Provinsi Bengkulu

Koordinasi Pengembangan Pariwisata dan Raperda Aset Daerah, Komisi II DPRD Provinsi Lakukan Study Banding ke Sumut

102
×

Koordinasi Pengembangan Pariwisata dan Raperda Aset Daerah, Komisi II DPRD Provinsi Lakukan Study Banding ke Sumut

Sebarkan artikel ini
IMG 20230526

Mjnews.id – Dalam rangka koordinasi pengembangan destinasi pariwisata dan pembahasan Raperda pengelolaan aset daerah, Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja/study banding ke DPRD Sumatera Utara (Sumut) dan dinas Kebudayaan, pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, kamis (25/5/2023).

Dalam Studi Banding ini, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH bersama staff mengunjungi Dinas Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara yang dipandang berhasil menarik banyaknya pembangunan destinasi Pariwisata di Sumatera Utara.

Dikatakan Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, kalau kita dengar dari penjelasan Kabid Destinasi dan Kabid Pengambangan Industri Pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Sumatera Utara tadi, maka Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu harus sudah bisa mulai fokus pada 4 bidang, yaitu destinasi pariwisata, industri Pariwisata dan ekonomi kreatif, promosi dan membangun kelembagaan , ujarnya.

IMG 20230525 WA0427 400x225 1 420x270
Koordinasi Pengembangan Pariwisata dan Raperda Aset Daerah, Komisi II DPRD Provinsi Lakukan Study Banding ke Sumut 3

“,Keempat bidang ini akan menjadikan sektor pariwisata baik di tingkat Provinsi, kabupaten/kota bisa menambah pendapatan daerah dan sekaligus menumbuhkan ekonomi masyarakat di sektor lainnya,” terang Usin.

Usai melaksanakan pertemuan di Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreative Usin bersama anggota Dewan lainnya melaksanakan pertemuan di DPRD Provinsi Sumatera Utara berkenaan dengan revisi Raperda Barang Milik Daerah Provinsi Bengkulu.

“Pertemuan ini berkenan dengan revisi Raperda barang milik daerah secara khusus pasal lelang kendaraan pimpinan DPRD dan memaksimalkan pengelolaan aset daerah,” ungkapnya.

“Dengan adanya perda ini, diharapkan dapat memaksimalkan pengelolaan aset daerah sehingga mendatangkan pendapatan asli daerah, pungkas Usin.

(Adv)

Kami Hadir di Google News