Ustadz Amrizal: Berkurban Jalan untuk Ketaqwaan

Ustadz Amrizal
Ustadz Amrizal.

PADANG PANJANG, MJNews.ID – Hidup diibaratkan sebuah perdagangan. Pasti ada laba dan rugi. Agar hidup selalu beruntung serta jauh dari azab Allah SWT, kuncinya seseorang harus beriman kepada Allah dan Rasul dengan berjihad di jalan Allah bersama harta dan dirinya.
“Itulah yang dijalankan orang yang berhaji. Mereka mengorbankan harta dan dirinya agar mendapatkan haji yang mabrur,” kata Ustadz Amrizal, S.Ag dalam khutbah Idul Adha 1442 H di Masjid Zu’ama, Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat, Selasa 20 Juli 2021.
Dikatakannya lagi, saat Idul Adha, umat islam disunnahkan melakukan penyembelihan hewan kurban. “Ini termasuk berjihad dengan harta yang kita dapatkan untuk ketaqwaan kepada Allah, bukan untuk mendapatkan daging, bukan untuk menunjukkan kita punya uang,” ujarnya.
Ustadz Amrizal mengajak supaya niat berkurban semata-mata mendapatkan keridhaan, ketaqwaan dan jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Memang berat mendapatkan kebaikan yang sempurna, karena kita harus mampu mengorbankan apa yang dicintai, seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim AS,” tuturnya.
Harta yang dimiliki untuk akhirat, lanjut Ustadz, ialah harta yang diinfaqkan, sementara yang ditumpuk, hanya untuk ahli waris. “Jangan menjadi orang yang tidak beruntung dalam perniagaan,” sebutnya.
Ustadz Amrizal juga mengajak dimasa pandemi ini dimaknai dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. “Ini saatnya kita saling peduli, berbagi seperti kepada mereka yang menjalankan isolasi mandiri,” ajaknya.
Sementara itu, dari laporan pengurus Masjid Zu’ama, ada delapan ekor sapi dan satu ekor kambing, hewan kurban yang akan disembelih Rabu besok untuk dibagikan kepada warga sekitar.
609 Sapi dan 19 Kambing Disembelih
Sebanyak 609 ekor sapi dan 17 ekor kambing akan dipotong saat hari raya Idul Adha di 116 lokasi pemotongan di Kota Padang Panjang, Selasa 20 Juli 2021.
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini, beberapa tempat ada yang melaksanakan saat hari Raya Idul Adha, dan juga ada satu hari setelahnya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), drh. Wahidin Beruh mengatakan, jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2020. Tahun lalu di Padang Panjang sebanyak 575 hewan yang dikurbankan. Tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 9,2% atau sebanyak 53 ekor hewan kurban.
Wahidin juga menjelaskan, untuk pemeriksaan hewan kurban dilakukan dua kali. Di antaranya sebelum pemotongan (mortem) dan setelah atau saat pemotongan (post mortem).
“Kita telah membentuk tim untuk pemeriksaan hewan kurban ini. Beberapa minggu ini sudah dilaksanakan pemeriksaan oleh tim. Di mana satu tim memegang dua kelurahan yang akan diperiksa hewan kurban sesuai dengan syariatnya,” ujarnya.
Saat pemotongan hewan, tim pemeriksaan hewan juga akan turun turun langsung ke tempat pemotongan untuk dilakukan pemeriksaan post mortem. Untuk memastikan hewan kurban aman saat disembelih, sesuai dengan syariat dan kaidah kesejahteraan hewan (kesrawan), dan juga kesehatan organ dalam dari hewan kurban tersebut.
(arb)

Baca Juga  Viral! Nista Agama dan Ngaku Nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang Dipolisikan